Jumat, 13 Maret 2020

DENGAN QRIS SEMUA JADI PRAKTIS, SUDAHKAH USAHAMU PAKAI QRIS?



(sumber gambar https://asset.kompas.com/crops/k9fuagCpc17KYj2YrX76NBOoOGw=/0x0:780x520/750x500/data/photo/2019/12/15/5df5e153b7fd7.jpg)

Di jaman sekarang yang serba gadget ini mendesak semua aspek kehidupan termasuk  dalam kegiatan ekonomi untuk menggunakan teknologi yang praktis dalam proses kegiatannya, termasuk proses pembayaran digital dengan berbagai macam aplikasi. Masyarakat bisa dengan mudah melakukan transaksi di merchant-merchant hanya dengan menggunakan gawainya tanpa membawa uang tunai.
Namun, sudah praktiskah proses pembayaran nontunai saat ini? Dimulai pada tanggal 1 Januari 2020 Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menetapkan kebijakan baru yang dinilai sangat praktis dalam praktek transaksi. Bank Indonesia membuat terobosan baru dengan membuat kode QR (Quick Response) untuk semua aplikasi non tunai yaitu QRIS (Quick Response Code Indonesia Standart) yang merupakan proses pembayaran saat ini. Bank Indonesia mewajibkan setiap pedagang baik dari pedagang kaki lima, UMKM maupun merchant-merchant untuk menggunakan QRIS.

Apa itu QRIS?
Kita bisa mengamati fenomena yang terjadi di Indonesia, yaitu mulai berkembangnya dompet digital atau e-wallet. Lima e-wallet dengan pengguna terbanyak di Indonesia yaitu Go-Pay, OVO, DANA, LinkAja, dan iSAKU menggunakan sebuah kode yang berbeda untuk proses pembayarannya di setiap merchant. Sebagai contoh, jika kamu membeli sebuah barang dan ingin membayar dengan OVO, maka kamu juga harus menscan kode QR OVO, jika kamu ingin menggunakan DANA, maka kamu juga harus menscan kode QR DANA. Begitupun juga dengan e-wallet lainya. Nah, dengan adanya QRIS saat ini, setiap merchant hanya menyediakan satu kode QR saja yang bisa digunakan untuk semua e-wallet yang ada. Tidak hanya untuk e-wallet saja, QRIS juga bisa digunakan untuk mobile banking. Praktis bukan? Selain itu, QRIS juga dapat digunakan oleh para turis mancanegara yang telah menggunakan standar EMVCo yang dapat digunakan untuk bertransaksi dengan mudah dan aman di Indonesia. di masa yang akan datang, QRIS ditargekan bisa digunakan diluar negeri.

Apa saja keuntungan pakai QRIS?
Sesuai dengan taglinenya “UNGGUL”, QRIS punya banyak keunggulan dan keuntungan, apa aja keuntungannya?

1.      Universal
Dengan keinklusifan QRIS, QRIS bisa digunakan secara universal, bisa digunakan untuk semua kalangan. Dari mulai pedagang kaki lima hingga merchant-merchat yang ada di mall. Tidak hanya itu, baik masyarakat domestik maupun mancanegara bisa menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Hal ini juga dapat mendukung sektor pariwisata di Indonesia dengan kemudahan yang telah ditawarkan oleh Bank Indonesia.

2.      Gampang
Sudah terbayang dengan gampangnya pembayaran dengan QRIS? Hanya dengan membawa ponsel saja semua bisa bertransaksi dengan gampang. Semua aplikasi pembayaran yang berlaku bisa ditansaksikan hanya dengan satu kode QR saja. Tidak hanya itu QRIS juga dapat menambah keamanan dan mengurangi kejahatan secara langsung yang terjadi di masyarakat, seperti pencurian, penjambretan, dan lain-lain.
3.      Untung
Transaksi yang dilakukan terjadi dengan efisien. Banyaknya e-wallet yang ada, hanya dengan satu kode QR saja bisa digunakan oleh semua jenis dompet digital tersebut. Penjual tidak harus menyediakan banyak tempat untuk menempel berbagai jenis kode pembayaran dari masing-masing jenis dompet digital. Hal ini juga menambah estetika di merchant ataupun toko karena hanya ada satu stiker yang dipasang disana.
4.      Langsung
Dengan adanya QRIS semua pembayaran terasa lebih cepat. Pembayan langsung dilakukan penjual dan pembeli dengan praktis. Jika ada kembalian, penjual tidak perlu bingung karena pembayaran dilakukan langsung dengan hanya menscan kode. Tidak hanya mempermudah proses pengembalian, dengan adanya QRIS juga dapat mengurangi adanya uang palsu yang ada ditengah masyarakat.

Sudahkah usahamu pakai QRIS?
Sudahkah usahamu pakai QRIS? Setiap penyedia Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) berbasis QR wajib menggunakan QRIS, hal ini telah diatur dalam ketentuan yang sudah ditetapkan Bank Indonesia dalam PADG No. 21/18/2019 tentang Implementasi Standar Internasional QRIS untuk pembayaran. Dengan menggunakan QRIS usahamu tidak perlu memakai banyak kode QR untuk setiap aplikasi, hanya dengan satu kode saja usahamu sudah bisa menerima semua jenis aplikasi. Selain itu juga dapat membantu dalam pendataan UMKM yang ada di Indonesia. Menurut pemaparan Bank Indonesia, ada dua macam kode QR yang bisa digunakan, yaitu dinamis dan statis.
1.      Dinamis.
Dalam kode QR dinamis, kode yang berbeda dicetak untuk setiap transaksi pembayaran. Kodenya ditampilkan melalui struk yang dicetak oleh mesin EDC atau ditampilkan pada monitor dan kode QR telah mengandung nominal pembayaran yang harus dibayarkan pembeli.
2.      Statis.
Dengan kode QR statis, kode yang digunakan sama untuk setiap transaksi pembayaran. Kode QR ditampilkan di stiker atau media cetak lain. Untuk nominal pembayaran belum ada di dalam kode QR, jadi orang yang bertransaksi harus menginput sendiri nominalnya.


Untuk merchant yang akan menggunakan QRIS, merchant harus bekerjasama dengan penyedia aplikasi pembayaran dengan kode QR. Kerjasama diajukan oleh pihak aplikasi pembayaran tersebut kepada Bank Indonesia untuk mendapatkan persetujuan. Jika merchant sudah bekerjasama dengan pihak aplikasi pembayaran, merchant tinggal menunggu informasi selanjutnya dari pihak penyedia pembayaran untuk setiap QRIS yang siap digunakan untuk setiap merchant. Jadi tunggu apa lagi?

Sisi lain manfaat QRIS: bisa sedekah menggunakan QRIS.

Pembahasan ini sedikit bergeser dari pembahasan yang ada di atas. Selain dalam proses transaksi pembayaran antara pembeli dan penjual, QRIS juga bisa digunakan sebagai jembatan seseorang untuk beramal. Bank Indonesia mengembangkan QRIS agar bisa bermanfaat dalam sisi lain. Saat ini lembaga sosial dan lembaga keagamaan menggunakan QRIS untuk setiap orang yang akan beramal atau menyumbang bisa langsung menscan kode dan selanjutnya uang tersebut akan berpindah ke rekening lembaga. Misalnya jika sesorang ingin berinfaq ke masjid, maka tinggal scan kode yang telah tersedia di masjid lalu masukkan nominal yang akan diinfaqan. Contoh lain, jika ingin menyumbang ke gereja-gereja atau tempat ibadah lainya bisa dilakukan hanya dengan scan kode QR. Selain lembaga keagamaan, QRIS saat ini juga tersedia di lembaga-lembaga sosial seperti panti asuhan. Selain cepat, dengan digunakannya QRIS dapat mengurangi perasaan riya atau sombong dalam diri seseorang karena transaksinya dilakukan secara diam-diam.


Dari pemaparan diatas, QRIS dapat mempermudah dan mempercepat proses pembayaran yang semulanya setiap merchant harus menyantumkan beberapa stiker kode, kini hanya dengan menggunakan satu kode QR. Tidak hanya itu, QRIS juga bermanfaat dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Dengan taglinenya “UNGGUL” yakni universal, gampang, untung dan langsung diharapkan QRIS mampu menjawab kepraktisan yang diharapkan semua orang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAKALAH EKONOMI MAKRO TENAGA KERJA